BlackBerry Tidak Akan Menghadirkan Smartphone Kelas Menengah Ke Bawah

Sistem operasi BlackBerry 10 baru saja diluncurkan bersama dua smartphone terbarunya, BlackBerry Z10 dan BlackBerry Q10. Kedua smartphone tersebut bisa dibilang sebagai smartphone BlackBerry kelas menengah ke atas. Pertanyaannya, apakah BlackBerry juga punya rencana untuk membuat smartphone BlackBerry 10 untuk kelas menengah ke bawah? Menurut CEO BlackBerry, tidak.

Dalam sebuah wawancara antara CEO BlackBerry, Thorsten Heins, dengan Bloomberg, CEO yang berhasil membangkitkan BlackBerry dari ‘mati suri’-nya ini mengatakan bahwa BlackBerry tidak akan membuat smartphone kelas menengah ke bawah atau smartphone seharga 50 atau 60 dollar. Thorsten Heins mengatakan:

Understand where you are playing and resist being talked into segments that you know will not serve your purpose and will not result in shareholder value.

Pahami di mana Anda sedang bermain dan menolak segmen yang Anda tahu tidak akan mencapai tujuan Anda dan tidak akan menghasilkan nilai bagi para pemegang saham.

Ia melanjutkan:

You will not see us getting into the 50-, 60-buck phone segment. This is not BlackBerry.

Anda tidak akan melihat Anda menuju pasar segment ponsel 50, 60 dollar. Itu bukan BlackBerry.

Angka yang dimaksud mungkin adalah angka 50 atau 60 dollar beserta kontrak bersama operator telekomunikasi seperti yang biasa dilakukan di Amerika Serikat, Kanada, dan negara-negara Eropa, apabila diasumsikan tanpa kontrak berarti ponsel yang dimaksudkan adalah ponsel kelas menengah ke bawah yang harganya mungkin 1 – 2 juta rupiah.

Menariknya, semenjak BlackBerry dipimpin oleh orang berkebangsaan Jerman ini, BlackBerry seakan-akan berusaha mengembalikan citranya sebagai perusahaan smartphone kelas dunia, dan kerja keras mereka menghasilkan BlackBerry 10.

Apakah BlackBerry akan meniru strategi Apple dalam menghadirkan smartphone? Tetapi tentunya dengan membatasi diri seperti yang dilakukan oleh BlackBerry ini, membutuhkan strategi yang matang, khususnya dalam menggaet pasar-pasar menengah ke bawah seperti yang mendominasi di Indonesia.

Thorsten Heins menambahkan:

You will see new products being launched this year based on BlackBerry 10, all fully LTE-capable.

Anda akan melihat produk-produk baru yang diluncurkan tahun ini berbasis BlackBerry 10, semuanya memiliki koneksi LTE.

Jadi, bagi Anda yang berharap BlackBerry akan meluncurkan BlackBerry 10 dalam smartphone kelas menengah ke bawah, jangan banyak berharap.

BlackBerry 10 sendiri baru saja masuk ke Indonesia dan sudah mulai tersedia pre-orderBagaimana menurut Anda mengenai pernyataan dari CEO BlackBerry?

fold-left fold-right
About the author
Ricky Haryadi - Ia adalah co-founder Techrity dan co-initiator StartupBinus. Sebagai mahasiswa Information System ia sangat menyukai IT, musik, dan sepakbola. Kenali Ricky lebih lanjut melalui Twitter, blog pribadi, atau email.