Asus Transformer AiO, Ketika Windows 8 dan Android Bergabung Menjadi Satu

Lini produk Transformer dari Asus memang unik-unik. Mulai dari tablet Android yang memiliki docking hingga ponsel Android yang bisa berubah menjadi tablet. Kini ASUS memperkenalkan satu lagi produk Transformer, sebuah All-In-One (AiO) PC berbasis Windows 8 yang bisa berganti OS menjadi Android Jelly Bean.

Perangkat ini berbentuk komputer All-In-One, tetapi dengan sebuah keunikan: layarnya dapat dicopot. Layar yang dapat dicopot ini memiliki sebuah prosesor sendiri, yang membuat layar ini menjadi tablet Android terbesar di dunia, dengan ukuran 18 inci. Sedangkan segala hal yang berhubungan dengan sistem operasi Windows 8 dilakukan di base station.

Pada saat terhubung dengan base station, pengguna dapat memilih apakah ia ingin menjalankan sistem operasi Windows 8 ataupun Android, tetapi pada saat layarnya dilepas, pengguna hanya bisa menggunakan sistem operasi Android. Di bagian belakang layar yang dilepas ini terdapat sebuah kickstand.

Salah satu konsep lain yang menarik adalah, pengguna dapat menggunakan layar ini sebagai tablet Android, dan mencolokkan base station-nya ke layar lain, jadi base station tersebut digunakan sebagai CPU.

Asus Transformer AiO 001

Komputer ini memiliki spesifikasi yang cukup tangguh, yaitu layar 18 inci full HD (1920×1080), prosesor Intel Core i3/i5/i7 dan NVIDIA Tegra 3, NVIDIA GeForce GT730M 2GB, RAM sebesar 8GB di base station dan 2GB di layar tabletnya, 4 USB 3.0, dan HDMI out, serta harddisk sebesar sampai dengan 2TB.

Perangkat ini akan mulai dijual dengan harga $1299 (sekitar Rp 12,6 juta).

Sebuah konsep yang menarik ditunjukkan oleh Asus melalui produk ini. Apakah ini artinya akan ada semakin banyak produk yang dapat menjalankan dua sistem operasi terpopuler ini secara berkesinambungan?

 

via Forbes, Gambar via Asus

fold-left fold-right
About the author
Prayudi Satriyo Nugroho - Mahasiswa Sistem Informasi semester akhir yang terbiasa mengisi waktu luang dengan keluyuran di internet. Ia adalah founder dari Techrity yang dapat Anda hubungi melalui email maupun Twitter.