Apakah Google Glass Dapat Menyebabkan Kanker?

Google Glass 2012

Usaha Google untuk menciptakan teknologi baru, yaitu Google Glass sangat dihargai, sangat dinanti, dan tentunya sangat diminati. Namun, ada yang menjadi satu pertanyaan yang masih membuat orang berpikir, apakah Google Glass dapat menyebabkan kanker?

Google Glass yang mempunyai banyak fitur keren, tentunya dapat bekerja hanya dengan koneksi wireless internetTanpa koneksi internet tersebut, tidak mungkin Google Glass dapat menyediakan berbagai macam jawaban, sharing dengan teman, menentukan arah, dan berbagai fitur hebat lainnya.

Bahkan, menurut Business Insider, Google Glass tidak mempunyai sumber koneksi wireless internet sendiri, melainkan mendapatkan koneksi lewat wireless bluetooth yang ada di handphone pemilik Google Glass tersebut. Kenapa? Jika Google Glass mempunyai sumber wireless sendiri, maka Google Glass akan seperti handphone pada umumnya, yang memerlukan tambahan sumber daya energi untuk menjalankannya, sebagai contoh yaitu baterai. Oleh karena itu, tidaklah mungkin menyisipkan sebuah baterai ke dalam Google Glass yang akan dipakai di sekitar kepala pemakai Google Glass.

Alasan pertama di atas masih mengidentifikasikan jika Google Glass adalah aman dipakai. Namun, ada alasan kedua yang masih ditakutkan. Jika kacamata dibuat pintar atau bisa dibilang adalah si Google Glass ini, tentu hampir mirip dengan sebuah handphone bukan?

Handphone sendiri saja masih merupakan kontroversial di bidang kesehatan, apakah menggunakan handphone dapat dikatakan membahayakan kesehatan. Karena, sampai sekarang, masih belum ada penelitian pasti tentang efek sinyal radio yang ada di handphone terhadap kesehatan kita.

Yang pasti, pembatasan penerimaan sinyal frekuensi radio ini harus jelas untuk manusia. Bagaimana menurut kalian, jika menggunakan kacamata pintar yang memerlukan koneksi wireless bluetooth akan dipasang terus menerus di kepala, atau bahkan nanti jika ada jam tangan pintar yang juga memerlukan koneksi wireless yang dipasang terus menerus di tangan? Apakah baik atau buruk?

fold-left fold-right
About the author
Marchella Loofis - Mahasiswa Jurusan Sastra China Binus University yang cinta blogging, musik, film, dan gadget. Ia adalah seorang penulis di Techrity. Kenal lebih lanjut lewat Twitter , blog pribadi, dan email.