Google Meluncurkan Chromebook Pixel dengan Harga Mulai dari $1299

Chromebook Pixel

Banyak pihak yang masih meragukan keberhasilan Chromebook setelah Chromebook terakhir dari Google dan Samsung belum menunjukkan tanda-tanda adanya banyak peminat. Belum lama ini Google dirumorkan akan membuat Chromebook mereka sendiri, kini Google meluncurkan Chromebook Pixel dengan dua opsi, salah satunya dapat dikoneksikan dengan jaringan LTE.

Melalui blognya, Google meluncurkan Chromebook Pixel sebuah laptop dengan layar sentuh dengan harga mulai dari US$ 1299. Cukup mahal bukan, mengingat Chromebook terakhir Google bersama Samsung harganya hanya $329? Google sedang berusaha untuk memasuki pasar PC setelah berhasil mendominasi pasar mobile.

Chromebook Pixel 2

Chromebook Pixel memiliki spesifikasi:

  • Layar 12,85 inci
  • Resolusi layar 2560 x 1700 pixel
  • RAM 4GB DDR3
  • 32GB SSD
  • 1TB Google Drive cloud storage selama 3 tahun
  • Gorilla Glass multi-touch screen
  • Bahan dasar menggunakan logam
  • Terdapat opsi koneksi LTE

Harga Chromebook Pixel WiFi adalah US$ 1299 dan Chromebook Pixel WiFi + LTE adalah US$ 1499. Dengan spesifikasi dan harga seperti ini Chromebook Pixel akan ditargetkan menyaingi MacBook Air dan laptop-laptop sejenis dengan resolusi layar yang tinggi.

Chromebook Pixel

Seperti dikutip dari TheNextWeb, Sundar Pinchai, Senior Vice President of Chrome and Apps dari Google, mengatakan bahwa Google sudah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk mengembangkan komputer yang dapat menjadi komputer kedua atau ketiga di rumah.

Dengan hadirnya Chromebook Pixel, Google benar-benar menunjukkan keseriusannya untuk memasuki persaingan dalam pasar PC. Tetapi harga yang terlalu mahal dan kapasitas penyimpanan yang rendah menurut saya akan menjadi masalah. Apakah Anda tertarik mencobanya?

Sayangnya untuk saat ini Chromebook Pixel, sama seperti Nexus 4 yang resmi hanya dapat dibeli melalui Play Store, dan tentunya belum atau mungkin tidak akan tersedia di Indonesia. Lagipula membeli Chromebook untuk digunakan di Indonesia menurut saya bukanlah sebuah hal yang bijaksana untuk saat ini, karena Chromebook yang sifatnya selalu membutuhkan koneksi internet, sedangkan infrastruktur internet di Indonesia… Anda sudah tahu sendiri bukan?

 

Sumber gambar: Google Blog, Google Chromebooks

fold-left fold-right
About the author
Ricky Haryadi - Ia adalah co-founder Techrity dan co-initiator StartupBinus. Sebagai mahasiswa Information System ia sangat menyukai IT, musik, dan sepakbola. Kenali Ricky lebih lanjut melalui Twitter, blog pribadi, atau email.