Apple iPhone Menempati Posisi Pertama di Jepang

iphone featured

Apple iPhone telah menaklukkan banyak negara di seluruh belahan dunia, termasuk benua Asia. Tahun lalu, Apple iPhone baru saja memecahkan rekor pertama kalinya dengan menempatkan posisi pertama di pasar Jepang.

Menurut Phone Arena, Apple iPhone baru pertama kalinya selama ini menduduki posisi pertama sebagai smartphone yang laku terjual. Apple berhasil menyingkirkan primadona smartphone dari Jepang, yaitu Sharp dan Fujitsu. Sharp merupakan salah satu smartphone yang menduduki posisi paling atas di tahun 2011. Seperti yang tertulis di Apple Insider, Apple iPhone memegang sekitar 16% penjualan iPhone di Jepang. Baru pertama kali ini, Apple berhasil melewati Sharp dan Fujitsu.

Sedangkan produsen smartphone dari Korea yang tidak jauh beda, yaitu LG dan Samsung, juga berhasil mendapatkan tempat untuk pasar penjualan smartphone mereka. Hasilnya, Apple, Samsung, dan LG, ketiganya mencapai 50% lebih penjualan pasar smartphone di Jepang, disusul oleh produsen dari China, yaitu Huawei.

Brand smartphone dari luar Jepang, sepertinya mulai menarik para konsumen. Berikut adalah pernyataan dari analis Counterpoint mengenai Apple yang mendapatkan tempat di Jepang.

“Japan was once considered to be like a Galapagos Island, an isolated terrain, in terms of mobile technology. It had its own unique digital cellular technology. It was far more advanced than any market in the world and it seemed nearly impossible for any foreign technology company to penetrate the market. Motorola had failed and Nokia had failed. The wave of smartphones has changed the situation now and it looks like the Japanese market is a market that can be transformed after all for better or worse.”

“Jepang awalnya lebih seperti Pulau Galapagos, pulau yang terisolasi dalam hal teknologi mobile. Mereka punya keunikan teknologi tersendiri untuk handphone seluler. Jepang sangat jauh dari seluruh pasar yang ada di dunia dan tampaknya hampir tidak mungkin untuk perusahaan teknologi dari luar masuk ke dalam pasar Jepang. Motorola gagal, begitu juga Nokia. Gelombang smartphone sepertinya telah merubah situasi dan sekarang nampaknya pasar Jepang telah berubah menjadi lebih baik atau lebih buruk.”

Dengan begini, perusahaan teknologi dari luar Jepang boleh bernafas lega, karena telah mendapatkan tempat di Jepang. Sayangnya, hal ini dipikirkan berbeda oleh Blackberry. Blackberry malah memutuskan untuk tidak menjual Blackberry 10 di Jepang. Pada akhirnya, selamat untuk Apple iPhone di tahun 2012 lalu berhasil memecahkan rekor 6 tahun berturut milik Sharp yang telah merajai pasar Jepang.

fold-left fold-right
About the author
Marchella Loofis - Mahasiswa Jurusan Sastra China Binus University yang cinta blogging, musik, film, dan gadget. Ia adalah seorang penulis di Techrity. Kenal lebih lanjut lewat Twitter , blog pribadi, dan email.