Kantor Sony di New York Dijual 1,1 Miliar Dollar

Sony - New York

Perusahaan elektronik asal Jepang sepertinya akan segera menyusul Nokia yang baru saja menjual markas utamanya. Raksasa elektronik itu dikabarkan sudah siap menjual kantornya di New York, Amerika Serikat dengan harga 1,1 miliar dollar AS!

Seperti diberitakan oleh Bloomberg, kantor Sony yang terletak di Sony Building, 550 Madison Ave. di tengah kota Manhattan itu dikabarkan telah disetujui untuk dijual kepada pihak lain. Gedung dengan tinggi 37 lantai tersebut akan dibeli oleh sekelompok investor yang dipimpin oleh Chetrit Group. Chetrit Group sendiri merupakan perusahaan properti dan real estate di Amerika Serikat. Gedung ini sudah berumur 28 tahun.

Sony akan menjual gedung tersebut dengan harga 1,1 miliar dollar AS, dan setelah dipotong pajak dan biaya-biaya lain seputar penjualan properti, dikatakan bahwa Sony akan mendapat dana segar sebesar 770 juta dollar AS.

Lalu mengapa Sony sampai-sampai menjual kantor mereka di New York? Seorang analis di Mito Securities (Tokyo), Keita Wakabayashi, mengatakan kepada Bloomberg:

It makes sense for Sony, as it’s no longer a cash-rich company.

Ini masuk akal bagi Sony, karena perusahaan ini bukan merupakan perusahaan yang memiliki banyak kekayaan tunai.

Ia menambahkan:

What matters is whether the company can use these proceeds to develop more attractive products.

Yang penting adalah apakah perusahaan dapat menggunakan dana tersebut untuk mengembangkan produk lebih menarik.

Dalam bidang elektronik dan teknologi, Sony bisa dibilang sebagai perusahaan yang kesulitan dalam beberapa tahun terakhir. Sony masih kalah di bidang elektronik jika dibandingkan perusahaan-perusahaan seperti Samsung, Apple, dan LG. S0ny juga tidak lagi mendominasi pasar televisi, meskipun salah satu gaming console dari Sony, PlayStation 3, cukup sukses di beberapa negara.

Setelah transaksi selesai, Sony juga berencana untuk tinggal di gedung tersebut selama tiga tahun lagi sebelum benar-benar pindah, begitu juga dengan Sony Music Entertainment.

 

Sumber gambar: DigitalSpy

fold-left fold-right
About the author
Ricky Haryadi - Ia adalah co-founder Techrity dan co-initiator StartupBinus. Sebagai mahasiswa Information System ia sangat menyukai IT, musik, dan sepakbola. Kenali Ricky lebih lanjut melalui Twitter, blog pribadi, atau email.