Portable Charger Berkapasitas 55.000 mAh

Zinc-Air Battery Charger

Portable charger biasanya memiliki kapasitas sekitar 4.000-10.000 mAh. Tetapi sebuah proyek KickStarter ini sedang mengembangkan portable charger dengan kapasitas 55.000 mAh, yang didesain khusus untuk menghadapi bencana.

Kebutuhan energi untuk smartphone semakin meningkat. Sebagai perbandingan, baterai berkapasitas 800 mAh dapat mengaktifkan ponsel biasa selama 3-4 hari, tetapi baterai berkapasitas 1800 mAh hanya dapat menghidupi sebuah smartphone selama kurang dari 20 jam. Jalan keluarnya? Portable charger!

Portable charger memang sangat dibutuhkan, karena dengannya kita dapat memperoleh energi untuk mengisi ulang baterai smartphone di mana pun, kapan pun. Hal tersebut tentu sangat penting apabila kita sedang tidak ada di rumah dan tidak memiliki akses ke listrik, atau mungkin saat terjadi bencana atau mati lampu.

Nah, untuk mereka yang membutuhkan portable charger berkapasitas sangat besar, bahkan dua kali lipat lebih besar dibandingkan dengan POP, mari lihat proyek Kickstarter ini. Proyek ini dibuat oleh perusahaan di California, Amerika Serikat, dengan produknya sebuah portable charger berkapasitas 55.000 mAh.

Zinc-Air Battery Charger 001 Zinc-Air Battery Charger 002 Zinc-Air Battery Charger 003 Zinc-Air Battery Charger 004

Keunggulan dari produk ini adalah bentuknya yang cukup kecil dan mudah dibawa, dengan berat hanya 3,9 pon (sekitar 1,76 kilogram). Yang membuatnya sangat ringan adalah baterai yang digunakan. Baterai yang digunakan adalah Zinc-air, yang hanya akan aktif apabila sudah dikeluarkan dari bungkusnya dan bersentuhan langsung dengan oksigen.

Baterai Zinc-air yang digunakan tidak dapat diisi ulang, tetapi dapat dibuang dengan mudah dan tidak perlu khawatir mencemari lingkungan seperti baterai pada umumnya.

Dengan kapasitas 55.000 mAh, portable charger ini diklaim dapat dipakai untuk mengisi ulang daya smartphone sampai dengan 20 kali. Di bagian depannya juga terdapat lampu LED yang dapat digunakan sampai dengan 12 hari dengan pemakaian 6 jam per hari. Ada juga radio yang sangat berguna untuk mendengarkan berita maupun hiburan.

Karena baterai yang digunakan tidak dapat diisi ulang, maka portable charger ini mungkin tidak akan cocok apabila dipakai harian. Portable charger ini memang didesain untuk digunakan pada saat terjadi bencana atau saat Anda ingin bepergian ke alam bebas dan tidak memiliki akses ke listrik.

Mari kita lihat videonya di bawah ini.

fold-left fold-right
About the author
Prayudi Satriyo Nugroho - Mahasiswa Sistem Informasi semester akhir yang terbiasa mengisi waktu luang dengan keluyuran di internet. Ia adalah founder dari Techrity yang dapat Anda hubungi melalui email maupun Twitter.