POP, Portable Charger dengan Kapasitas 26.000 mAh

POP

Perkembangan kualitas gadget beberapa tahun terakhir ini memang sangat cepat. Dengan spesifikasi yang semakin tinggi dan juga fitur-fitur yang semakin banyak membuat kita seakan tidak bisa lepas dari gadget kesayangan. Sayangnya ada salah satu kelemahan yang dimiliki rata-rata gadget modern: kapasitas baterai. Kebanyakan gadget memiliki baterai yang hanya sanggup menghidupinya selama 10 jam. Tentu itu tidak cukup apalagi untuk Anda yang sering berada di luar rumah. Jalan keluarnya? Portable charger!

Portable charger memiliki bentuk sebuah baterai berukuran lebih besar dari smartphone pada umumnya, dan memiliki kapasitas baterai sangat besar. Anda cukup mencolokkan kabel dari portable charger ke gadget Anda, dan energi dari portable charger ini pun akan berpindah ke gadget Anda!

Portable charger memiliki kapasitas baterai yang sangat besar. Sebagai contohnya, rata-rata portable charger yang dijual di Indonesia memiliki kapasitas minimal 4000 mAh. Bandingkan dengan baterai smartphone yang rata-rata “hanya” 1500 mAh.

Nah, ada sebuah proyek Kickstarter yang bertujuan menciptakan portable charger raksasa yang berdesain elegan. Proyek tersebut diberi nama POP.

POP 001

POP memiliki dua buah model, yaitu POP Portable dan POP Station. POP Station adalah bentuk POP yang tidak memiliki baterai internal. Kegunaannya hanyalah untuk mempermudah Anda menyimpan charger-charger Anda, dan supaya kabel-kabel charger Anda tidak berseliweran. POP Station cocok digunakan di dalam rumah di dekat dengan sumber listrik, dan dapat menge-charge empat gadget secara bersamaan.

Sedangkan POP Portable adalah POP yang memiliki baterai berukuran raksasa, 26.000 mAh. Dengan baterai tersebut, POP dapat digunakan untuk menge-charge iPhone sebanyak sepuluh kali! POP Portable juga dapat digunakan untuk menge-charge empat gadget secara bersamaan.

POP 002

POP 003

Selain untuk bepergian jauh, portable charger sebesar ini sangat cocok untuk keadaan darurat. Misalnya pada saat mati lampu di mana tidak ada listrik yang dapat digunakan untuk menge-charge, dengan menggunakan charger ini Anda dapat menge-charge gadget-gadget Anda bahkan untuk beberapa hari ke depan.

POP akan mulai diproduksi dalam waktu dekat. Belum ada informasi resmi mengenai harga jual POP di pasaran nantinya, tapi melihat dari harga pledging di Kickstarter, sepertinya tidak akan berbeda jauh dari $149 (Sekitar 1,45 juta).

fold-left fold-right
About the author
Prayudi Satriyo Nugroho - Mahasiswa Sistem Informasi semester akhir yang terbiasa mengisi waktu luang dengan keluyuran di internet. Ia adalah founder dari Techrity yang dapat Anda hubungi melalui email maupun Twitter.