Google Business Group dan Ekonomi Digital di Indonesia

GBG Indonesia

Google Business Group (GBG) Indonesia baru saja merayakan ulang pertamanya sebagai komunitas bisnis profesional untuk berbagi pengetahuan mengenai cara penggunaan teknologi Google untuk mencapai kesuksesan dalam bisnis. Komunitas ini membantu mendekatkan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia untuk bergabung dengan jaringan global yang ada pada saat ini.

Pada tahun 2013 yang akan datang, ekonomi berbasis digital di Indonesia akan terus terbangun. Menurut sebuah laporan dari Delloite Access Economics, internet telah berkontribusi sebesar 1,6% dari produk domestik bruto (GDP) perekonomian Indonesia dan diperkirakan akan meningkat menjadi 2,5% dari GDP lima tahun mendatang.

Dunia web telah memberikan kesempatan bagi perusahaan kecil bertindak seperti perusahaan besar dan memungkinkan mereka berkomunikasi secara langsung dengan pelanggan, suplier dan karyawan mereka, sehingga dapat mengurangi beban modal dalam menjalani bisnis.

Masalahnya adalah masih banyak pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia belum tergabung dengan jaringan global tersebut. Beberapa dari mereka belum memahami bagaimana cara kerja dunia web, dan enggan menggunakan teknologi baru karena tidak mengerti apa saja yang harus dilakukan untuk mengimplementasikannya.


GBG Indonesia 001

Untuk itulah GBG ada. GBG Indonesia sampai saat ini telah memiliki lebih dari 1.200 anggota terdaftar, dan telah mengadakan 16 kali kopdar (kopi darat alias pertemuan). Sebagai GBG pertama di Asia, GBG Indonesia saat ini memiliki delapan cabang yang berada di Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Bali, Bandung, Medan, dan Depok. GBG sepenuhnya berdiri terpisah dari Google, tetapi Google mendukung penuh komunitas ini dan membantunya untuk mendiskusikan teknologi-teknologi yang Google kembangkan.

“GBG adalah tempat untuk berbagi ide dan jaringan dengan orang lain yang tertarik untuk menggunakan media online dan teknologi guna membangun dan mengembangkan bisnis. Setiap anggota dapat berinteraksi dan belajar dengan anggota lainnya selama kegiatan offline maupun online. Seluruh kegiatan ditujuan untuk publik umum dan bebas biaya.” – Yansen Kamto, GBG Manager Jakarta

Konsep dasar dari GBG adalah sebuah komunitas yang mendukung kolaborasi dan berbagi pengetahuan sesama anggota. Semakin banyak sharing yang terjadi di dalamnya, semakin banyak pelajaran yang akan didapat oleh para anggotanya. Fokus GBG saat ini berada pada aplikasi online seperti Google Adwords, Google+, dan YouTube, yang bertujuan untuk untuk memasarkan produk pemilik UKM secara online maupun meningkatkan lalu lintas website mereka.

GBG Indonesia 002

GBG Indonesia mengadakan berbagai kegiatan seperti pertemuan, pelatihan, hangout secara online, dan aktivitas lainnya. Di dalam kegiatan-kegiatan itulah para profesional bisnis bertemu, belajar, dan mendapatkan inspirasi bagaimana produk Google dan teknologi internet lainnya dapat meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan memberikan dampak secara menyeluruh untuk meraih kesuksesan dalam bisnis mereka.

Apabila Anda pemilik UKM dan tertarik untuk mempelajari GBG Indonesia lebih lanjut, silakan kunjungi situs resmi GBG Indonesia di id-gbg.org dan halaman Google+ mereka di sini.

 

Sumber foto: id-gbg.org

fold-left fold-right
About the author
Prayudi Satriyo Nugroho - Mahasiswa Sistem Informasi semester akhir yang terbiasa mengisi waktu luang dengan keluyuran di internet. Ia adalah founder dari Techrity yang dapat Anda hubungi melalui email maupun Twitter.