Google Perketat Hasil Pencarian Konten ‘Berbau’ Porno

Jika Anda orang tua yang sering kali khawatir ketika anak-anak Anda membuka internet kini Anda bisa bernafas sedikit lega karena Google, situs pencarian nomor 1 di dunia, sudah memperketat hasil pencarian porno.

Google telah mengubah algoritma pencarian gambar untuk mencegah konten pornografi yang muncul dari hasil pencarian. Langkah tersebut dilakukan Google bukan dengan cara menyensor materi (gambar) tersebut, melainkan membuat materi-materi tersebut tidak muncul dalam hasil pencarian.

Dikutip dari TechnoBuffalo, Google mengatakan:

If you’re looking for adult content, you can find it without having to change the default setting — you just may need to be more explicit in your query if your search terms are potentially ambiguous. The image search settings now work the same way as in Web search.

Jika Anda sedang mencari konten dewasa, Anda dapat menemukannya tanpa harus mengubah pengaturan standar – Anda mungkin hanya perlu lebih eksplisit dalam permintaan Anda jika istilah pencarian Anda berpotensi ambigu. Pengaturan gambar pencarian sekarang bekerja dengan cara yang sama seperti dalam pencarian Web.

Jadi, kalau Anda mencari kata-kata atau kalimat yang tidak ada hubungannya dengan ‘hal-hal porno’, Google sudah menyiapkan algoritma khusus untuk mencegah konten-konten yang berbau porno. Tetapi jika Anda mencari dengan menggunakan kata-kata atau kalimat yang berhubungan dengan hal ‘tersebut’, bisa jadi Anda tetap menemukan hasil yang Anda inginkan, karena Anda memang ‘niat’ untuk mencarinya.

Langkah Google rasanya memang cukup tepat, terutama bagi perlindungan pada anak-anak dibawah umur yang mencari materi-materi yang tidak berhubungan dengan ‘hal-hal porno’. Bagi orang dewasa, mungkin Anda harus mencarinya di situs yang lebih tepat.

Bagaimana menurut Anda?

fold-left fold-right
About the author
Ricky Haryadi - Ia adalah co-founder Techrity dan co-initiator StartupBinus. Sebagai mahasiswa Information System ia sangat menyukai IT, musik, dan sepakbola. Kenali Ricky lebih lanjut melalui Twitter, blog pribadi, atau email.