GravityLight: Lampu yang Menyala Berkat Gaya Gravitasi

GravityLight

Biasanya kita menggunakan listrik sebagai energi untuk menyalakan lampu. Tetapi berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh tim GravityLight, ada 1,5 miliar orang yang tidak memiliki akses ke listrik. Mereka kebanyakan mengandalkan lampu minyak untuk menerangi malam. Namun lampu minyak sangat berbahaya karena rawan terbakar. Oleh sebab itu tim GravityLight membuat lampu yang menggunakan energi yang tidak lazim: gravitasi!

Gravitasi memang ada di mana saja di permukaan bumi ini. Itulah yang menyebabkan tim GravityLight menggunakan gravitasi sebagai energi untuk menyalakan lampu ini.

Lampu yang dibuat oleh GravityLight merupakan lampu LED yang dapat menyala dengan mengubah gaya gravitasi menjadi energi listrik. Cara kerjanya adalah dengan menggantungkan perangkat GravityLight, lalu menggantungkan beban di tali sejenis kabel yang terdapat di bawah alat tersebut. Hanya dalam tiga detik setelah beban ditaruh maka lampu akan langsung menyala!

Energi yang tercipta tersebut dapat menyalakan lampu yang terdapat di GravityLight selama 30 menit, secara gratis.

Metode ini tentu sangat murah dibandingkan dengan menggunakan solar panel, dikarenakan baterai yang diperlukan di lampu solar panel harganya sangat mahal dan tidak cocok untuk negara-negara berkembang yang masih belum memiliki listrik.

Apabila Anda tertarik, proyek ini masih dalam tahap pencarian dana. Silakan langsung berkunjung ke halaman indiegogo ini untuk ikut serta mendanainya.

fold-left fold-right
About the author
Prayudi Satriyo Nugroho - Mahasiswa Sistem Informasi semester akhir yang terbiasa mengisi waktu luang dengan keluyuran di internet. Ia adalah founder dari Techrity yang dapat Anda hubungi melalui email maupun Twitter.