Google Penasaran Mengapa Apple Belum Menuntut Google

Eric Schmidt Google

Eric Schmidt, Executive Chairman dari Google yang sebelumnya juga menjabat sebagai CEO Google selama 11 tahun, merasa bingung mengapa Apple belum menuntut Google. Mengapa?

Dalam sebuah wawancara dengan Wall Street Journal, Schmidt merasa bingung mengapa Apple belum menuntut Google, justru mereka malah menuntut para partner dari Google yang menggunakan Android. Ia juga bingung mengapa Apple tiba-tiba menghilangkan aplikasi YouTube di gadget dengan sistem operasi iOS 6 (meskipun aplikasi YouTube kini tersedia di App Store).

Dalam wawancara tersebut Schmidt mengatakan:

It’s extremely curious that Apple has chosen to sue Google’s partners and not Google itself.

Ini sangat aneh bahwa Apple telah memilih untuk menuntut mitra Google dan bukan Google itu sendiri.

Jika selama ini Anda perhatikan mengenai kasus perang paten antara Apple dengan beberapa vendor lain seperti Samsung atau HTC, ada beberapa persoalan yang dipermasalahkan oleh Apple yang merupakan fitur dari Android bukan dari segi smartphone tersebut, yang mana hal tersebut harusnya dipermasalahkan antara Apple dengan pembuat Android, bukan antara Apple dengan pengguna Android.

Menurut Schmidt bahwa orang-orang yang kalah dalam semua litigasi ini adalah seorang innovator masa depan:

There’s a young [Android co-founder] Andy Rubin trying to form a new version of Danger [the smartphone company Mr. Rubin co-founded before Android]. How is he or she going to be able to get the patent coverage necessary to offer version one of their product? That’s the real consequence of this.

Ada seorang Andy Rubin muda [co-founder Android] yang berusaha membuat versi baru dari Danger [perusahaan smartphone yang dibuat oleh Rubin sebelum Android]. Bagaimana ia akan bisa mendapatkan cakupan paten diperlukan untuk menawarkan versi salah satu produk mereka? Itulah konsekuensi nyata dari hal ini.

Selain itu Schmidt juga tidak mengerti alasan Apple menghilangkan aplikasi YouTube yang sejak awal mula iPhone dan iPad ada, aplikasi tersebut sudah termasuk didalamnya. Schmidt juga pernah menyarankan bahwa Apple terus menggunakan Google Maps, tetapi ia tidak terlalu terkejut ketika Apple memutuskan untuk membuat peta digital mereka sendiri.

Terakhir, ketika ditanya mengenai Windows Phone 8, Schmidt mengaku belum mencobanya, tetapi ia menambahkan bahwa Microsoft bukanlah sebagai trendsetter di era smartphone modern.

 

Sumber gambar: engadget.com

fold-left fold-right
About the author
Ricky Haryadi - Ia adalah co-founder Techrity dan co-initiator StartupBinus. Sebagai mahasiswa Information System ia sangat menyukai IT, musik, dan sepakbola. Kenali Ricky lebih lanjut melalui Twitter, blog pribadi, atau email.