Ini Dia Kereta Tercepat di Jepang Dengan Kecepatan Mendekati 500km/jam

Japan-Series-Lo-Tracks-Main

Ketika ibukota negara Indonesia dilanda kemacetan, dan kegalauan MRT sebagai solusi atas transportasi massal, serta banyak rel kereta api yang terkena longsor dan berbagai masalah lainnya di wilayah-wilayah Indonesia lainnya, Jepang sedang menyiapkan kereta terbarunya dengan kecepatan mendekati 500 km/jam.

Dikutip dari Mashable, perusahaan asal Jepang, JR Central Railway Company, baru-baru ini mengumumkan rencana terbarunya untuk kereta berkecepatan tinggi yang akan berjalan di atas jalur magnetik.

Kereta ini dapat melaju hingga 310mph atau sekitar 498km/jam. Sampai saat ini kereta ini masih berbentuk prototype, bernama Series Lo Maglev Train. Dengan menggunakan jalur magnetik, berarti kereta akan mengapung di atas jalur magnetik tersebut dan akan memotong hingga setengah waktu perjalanan.

Kereta api komuter ini kabarnya akan membawa sampai 1000 pengendara dalam 16 mobil per perjalanan. Ujungnya yang ramping, mirip dengan peluru, berfungsi untuk mengurangi hambatan akibat melawan angin. Selain itu, teknologi ini akan menghasilkan kereta yang lebih tenang, tidak berisik, dan halus (tidak goyang-goyang) untuk para penumpang. Serta dengan kereta ini dikatakan akan mengurangi biaya pemeliharaan karena lebih awet dan tahan lama.

Kereta Series Lo ini direncanakan akan mulai bisa dipergunakan pada tahun 2027, mulai dari Tokyo dan Nagoya. Pada 2045, perusahaan berencana untuk mengembangkan rute perjalanan ke Osaka, dengan biaya sekitar $102 miliar. Selain itu, Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang sedang memeriksa rute yang diusulkan, rute tersebut akan melalui selatan Alps ke barat laut dari gunung Fuji.

Wah wah, bagaimana menurut Anda?

fold-left fold-right
About the author
Ricky Haryadi - Ia adalah co-founder Techrity dan co-initiator StartupBinus. Sebagai mahasiswa Information System ia sangat menyukai IT, musik, dan sepakbola. Kenali Ricky lebih lanjut melalui Twitter, blog pribadi, atau email.