Arab Saudi Sekarang Melakukan Pelacakan Elektronik Kepada Wanita

saudi-women

Arab Saudi baru saja mengimplementasikan sebuah sistem pelacakan elektronik untuk memantau wanita dan menginformasikan kepada suami atau penjaga mereka apabila sang wanita meninggalkan negara tersebut.

Dikutip dari The Raw Story, sistem baru ini baru saja diimplementasikan minggu lalu. Cara kerja sistem ini adalah dengan mengirimkan sms kepada sang suami dari badan imigrasi Arab Saudi saat istri mereka keluar negeri melalui King Khaled International Airport, dekat Riyadh.

Di negara ini, wanita tidak diijinkan untuk meninggalkan negara tanpa ijin yang ditandatangani dari suami mereka. Selain itu para wanita juga tidak diperbolehkan mengemudikan kendaraan bermotor, diwajibkan memiliki seorang penjaga laki-laki, baru saja menerima hak untuk bersuara dalam pemilihan umum tahun lalu, dan harus menutupi sebagian besar tubuh mereka dengan burqa atau niqab.

Hal-hal ini menyebabkan Arab Saudi mendapatkan peringkat kedua terburuk di dunia dalam hak-hak wanita menurutĀ Thomson Reuters global survey.

Sejak minggu lalu, sang penjaga wanita akan mendapat sms yang menginformasikan mereka saat wanita yang mereka jaga meninggalkan negara tersebut, bahkan jika mereka pergi bersamaan.

Tetapi tidak ada berita lebih lanjut dan lebih rinci mengenai hal ini atau bagaimana cara pemerintah Arab Saudi melakukan pelacakan elektronik kepada seorang wanita?
Apakah dengan menggunakan perangkat khusus yang ditanamkan pada setiap tubuh wanita atau bagaimana?

Bagaimana menurut Anda?

fold-left fold-right
About the author
Ricky Haryadi - Ia adalah co-founder Techrity dan co-initiator StartupBinus. Sebagai mahasiswa Information System ia sangat menyukai IT, musik, dan sepakbola. Kenali Ricky lebih lanjut melalui Twitter, blog pribadi, atau email.