Wawancara Eksklusif Nexus Baru di Markas Google

Nexus – Google

Google baru saja meluncurkan beberapa gadget Nexus terbarunya, termasuk Nexus 4, Nexus 7, dan Nexus 10. Tidak ada yang menyangka bahwa Google akan meluncurkan gadget tersebut secara online, dikarenakan Android event dibatalkan karena badai Sandy.

Joshua Topolsky, Editor in Chief dan Co-Founder dari The Verge, melakukan kunjungan dan wawancara eksklusif dengan para eksekutif Google bagian pengembangan Android di markas utama Google, Google Campus yang terletak di Mountain View, California. Hadir dalam wawancara tersebut antara lain:

  • Matias Duarte, Director of Android User Experience Android
  • Patrick Brady, Director of Partner Engineering Android
  • Hugo Barra, Director of Product Management Android
  • Chris Yerga, Engineering Director Google Play

Bahkan Joshua sempat bercanda dengan Matias dengan mengatakan mengapa wawancara eksklusif ini diperlukan apabila semua rumor yang ada sebelumnya benar dan Matias hanya tersenyum.

Tetapi suatu hal yang menarik adalah kali ini Google bekerjasama dengan 3 vendor berbeda sekaligus, yaitu LG, ASUS, dan Samsung. Berbeda vendor, berbeda pula teknologi yang digunakan untuk menjadikan gadget Nexus dengan harga terjangkau, seperti Nexus 4 dari LG menggunakan bahan kaca, sedangkan Nexus 10 dari Samsung menggunakan bahan plastik untuk menjangkau gadget yang tipis dan ringan.

Untuk lebih jelasnya, simak video berikut ini dari The Verge.

Satu hal yang menarik adalah jika anda mengunjungi website Google Nexus, tidak nampak lagi kehadiran Nexus Q. Google Nexus Q mungkin menjadi salah satu gadget dengan umur terpendek dalam sejarah, karena jika anda membuka Google Play untuk membeli Nexus Q dari negara-negara yang tersedia (tentunya Indonesia belum termasuk), anda akan menemui pernyataan:

The device is not for sale at this time

Google pernah mengakui bahwa Nexus Q kekurangan fungsi, sehingga tidak dijual lagi karena akan dilakukan evaluasi.

fold-left fold-right
About the author
Ricky Haryadi - Ia adalah co-founder Techrity dan co-initiator StartupBinus. Sebagai mahasiswa Information System ia sangat menyukai IT, musik, dan sepakbola. Kenali Ricky lebih lanjut melalui Twitter, blog pribadi, atau email.