Ubuntu Kini Tersedia untuk Nexus 7

Ubuntu Logo

Tadi pagi, di halaman profil Google+ mereka, Ubuntu mengumumkan kalau Ubuntu kini dapat diinstal di perangkat Nexus 7.



“A core goal for Ubuntu 13.04 is to get Ubuntu running on a Nexus 7 tablet. To be clear, this is not going to be a tablet Unity interface running on the 8/16GB Nexus 7, but instead will focus on getting the current Ubuntu Desktop running on the Nexus so that we can ensure pieces such as the kernel, power management and other related areas are working effectively on a tablet device.” – jonobacon.org

“Tujuan utama dari Ubuntu 13.04 adalah menjalankan inti dari Ubuntu Desktop dan menjalankannya di tablet Nexus 7. Untuk lebih jelas, yang kami maksud bukanlah Unity Interface dijalankan di Nexus 7 ukuran 8/16 GB, tetapi akan fokus pada menjalankan Ubuntu Desktop masa kini di perangkat Nexus sehingga kami dapat memastikan berbagai hal seperti kernel, power management, dan area-area lainnya berjalan dengan efektif di dalam sebuah tablet.” – jonobacon.org

Ingin coba? Silakan ikuti tutorial yang telah dibuat oleh tim Ubuntu di wiki.ubuntu.com/Nexus7/Installation.

Berikut adalah video yang menampilkan Nexus 7 yang menjalankan Ubuntu 12.10:

Nexus 7 sendiri baru akan masuk ke Indonesia dalam waktu dekat, tepatnya 1 November 2012. Tablet ini secara default menjalankan sistem operasi Android 4.1 Jelly Bean. Selain Nexus 7, Google pada saat ini memiliki 2 buah perangkat Nexus lainnya, yaitu Galaxy Nexus dan Nexus Q. Galaxy Nexus sudah dijual di Indonesia sejak akhir tahun lalu, sedangkan Nexus Q belum ada kabar apakah akan dijual di Indonesia.

Selain Nexus-Nexus yang sudah ada, ada juga rumor Nexus 4 dan Nexus 10, yang kabarnya akan diluncurkan Google pada akhir bulan ini.

Nah, apakah Anda berminat menginstal Ubuntu di perangkat Nexus Anda? Jangan khawatir, apabila terjadi masalah, Anda dapat kembali ke sedia kala dengan ROM yang disediakan oleh Google.

 

Referensi: jonobacon.org

fold-left fold-right
About the author
Prayudi Satriyo Nugroho - Mahasiswa Sistem Informasi semester akhir yang terbiasa mengisi waktu luang dengan keluyuran di internet. Ia adalah founder dari Techrity yang dapat Anda hubungi melalui email maupun Twitter.