Lagi, Perusahaan Tinggalkan BlackBerry

blackberry trash

Baru-baru ini Yahoo ‘meninggalkan’ BlackBerry dari list smartphone yang bisa dipilih oleh para karyawannya. Tampaknya BlackBerry semakin terpuruk, kali ini giliran US Immigration and Customs Agency/ICE (Badan Imigrasi dan Bea Cukai) di Amerika Serikat meninggalkan BlackBerry.

Salah satu badan pemerintah di Amerika Serikat telah menggunakan produk BlackBerry selama 8 tahun, kemudian memutuskan untuk tidak lagi menggunakan produk dari RIM asal Kanada ini. Mengapa? BlackBerry dinilai sudah tidak bisa lagi mengikuti perkembangan yang dibutuhkan oleh para karyawan di badan pemerintah tersebut.

Mereka sudah menganalisis pasar dan kebutuhan dengan membandingkan kedua sistem operasi utama di pasaran, yaitu Android dan iOS, dan mereka memilih iPhone dari Apple sebagai pengganti BlackBerry bagi para karyawannya.

Mengapa iPhone?

Keamanan dan pengendalian yang lebih ketat dari aspek hardware dan software, sesuai dengan kebutuhan badan pemerintahan tersebut. Wajar saja, Android adalah sistem operasi yang sifatnya open source tingkat keamanan dan pengendalian jauh lebih longgar dibandingkan sistem operasi atau software yang non open source.

Lebih dari 17.600 karyawan badan pemerintahan tersebut akan mendapatkan iPhone sebagai pengganti BlackBerry yang mereka gunakan untuk bekerja sehari-hari.

Minggu sebelumnya, sebuah firma konsultasi Booz Allen Hamilton, juga melakukan hal yang sama, dengan meninggalkan BlackBerry dan menggantinya dengan iPhone dan Android. Firma tersebut memiliki sekitar 25.000 pegawai.

Ed Snyder, Charter Equity Research, mengatakan:

Tingkat keamanan BlackBerry memang handal, tapi kalau tidak ada siapapun yang mau memakai perangkat itu tentu akan berdampak buruk juga untuk bisnis.

Bagaimana menurut anda?

Referensi: tekno.kompas.com, reuters.com, desura.com

fold-left fold-right
About the author
Ricky Haryadi - Ia adalah co-founder Techrity dan co-initiator StartupBinus. Sebagai mahasiswa Information System ia sangat menyukai IT, musik, dan sepakbola. Kenali Ricky lebih lanjut melalui Twitter, blog pribadi, atau email.