Sistem Informasi Sebagai Solusi Jokowi Untuk Koruptor di Jakarta

Gubernur baru DKI Jakarta nampaknya sadar betul bagaimana cara memanfaatkan teknologi yang saat ini ada untuk mengoptimalkan pekerjaan para pegawai negeri, khususnya di pemerintah provinsi DKI Jakarta (pemprov DKI Jakarta). Dalam permasalah korupsi di Jakarta, sistem informasi adalah salah satu solusinya.

Sebuah sistem informasi digunakan untuk memudahkan manusia dalam menjalankan pekerjaannya secara terstruktur dan jelas, serta menghasilkan laporan yang akurat dan real time.

Jokowi berencana untuk mengimplementasikan sistem elektronik atau e-system ke seluruh bagian dalam pemprov DKI Jakarta. Dikutip dari Viva News, Jokowi mengatakan:

Kita saat ini mengikuti perkembangan teknologi internet. Jadi nanti semuanya menggunakan e-systems.

Terus untuk pembayaran nanti kita akan meniru seperti billing system di hotel-hotel. Nanti di rumah sakit pemerintah juga akan diberlakukan sistem seperti itu, e-billing system.

Salah satu e-systems yang direncanakan Jokowi adalah e-procurement, seperti yang kita ketahui biasanya bagian procurement atau pengadaan barang dan jasa adalah bagian yang paling ‘basah’ dalam sebuah organisasi. Diharapkan dengan menggunakan sistem informasi ini, pengontrolan terhadap keluar masuknya dana yang terjadi lebih mudah.

Jokowi menargetkan e-systems ini telah selesai diimplementasikan dan siap digunakan mulai tahun depan.

Referensi: viva.co.id, tripadvisor.com.

fold-left fold-right
About the author
Ricky Haryadi - Ia adalah co-founder Techrity dan co-initiator StartupBinus. Sebagai mahasiswa Information System ia sangat menyukai IT, musik, dan sepakbola. Kenali Ricky lebih lanjut melalui Twitter, blog pribadi, atau email.