Penjualan Smartphone Tembus Satu Miliar

Smartphone

Sebuah laporan yang dirilis pada hari rabu kemarin oleh Strategy Analiytics, sebuah lembaga riset berbasis di Amerika Serikat, menyebutkan bahwa penjualan smartphone di seluruh dunia telah menembus angka satu miliar. Itu artinya satu dari tujuh orang di dunia menggunakan smartphone. Wow!

 “By the third quarter of 2011, we estimate there were 708 million smartphones in use worldwide. After a further year of soaring demand, the number of smartphones in use worldwide reached 1.038 billion units,” – Scott Bicheno, senior analyst at Strategy Analytics.

“Most of the world does not yet own a smartphone and there remains huge scope for future growth, particularly in emerging markets such as China, India and Africa.”

“Pada akhir dari kuartal ketiga tahun 2011, kami memperkirakan ada 708 perangkat smartphone yang digunakan di seluruh dunia. Satu tahun setelahnya, dengan permintaan yang semakin meningkat, kami memperkirakan jumlah smartphone di dunia mencapai 1,038 miliar buah,” – Scott Bicheno, analis senior di Strategy Analytics.

“Sebagian besar dari dunia bahkan belum memiliki smartphone, sehingga pertumbuhan penjualan di masa depan masih sangatlah mungkin, seperti di beberapa pasar seperti Cina, India, dan Afrika.”

Strategy Analytics juga sempat menyebutkan kalau tren peningkatan pembelian smartphone ini dipelopori oleh iPhone generasi pertama yang diluncurkan lima tahun yang lalu, tepatnya pertengahan 2007.

Hasil penelitian tersebut menggambarkan betapa cepatnya dunia berubah, terlebih lagi dunia teknologi informasi. Kalau kita bayangkan, telepon seluler bahkan baru pertama kali dibuat pada tahun 1973, hanya 40 tahun yang lalu. oleh Motorola. Dan setelah itu barulah ada nenek moyang dari smartphone yang diluncurkan oleh IBM pada tahun 1992. Kemudian dalam 20 tahun kategori smartphone tersebut sudah berada di tangan satu miliar orang!

 

Referensi: aljazeera.com
Sumber gambar: digitaltrends.com

 

fold-left fold-right
About the author
Prayudi Satriyo Nugroho - Mahasiswa Sistem Informasi semester akhir yang terbiasa mengisi waktu luang dengan keluyuran di internet. Ia adalah founder dari Techrity yang dapat Anda hubungi melalui email maupun Twitter.