Yahoo ‘Caplok’ Eksekutif Google Untuk Jadi COO

Revolusi Yahoo di tangan Marissa Mayer nampaknya sebentar lagi akan segera terlaksana dan tercapai. Pasalnya bos Yahoo yang baru saja melahirkan ini mulai merekrut orang-orang kepercayaannya semasa ia bekerja di Google dan tidak tanggung-tanggung orang yang direkrut akan menjadi Chief Operating Officer / COO dari Yahoo.

Siapa dia?

Henrique de Castro, salah seorang top executive di Google, tempat dulu Marissa Mayer bekerja. Henrique juga merupakan seorang mantan President of Global Media, Mobile, Platforms di Google.

Kompensasinya?

Yahoo harus mengeluarkan total kompensasi sebesar US$56 juta atau sekitar Rp 504 miliar (dengan asumsi US$ = Rp 9.000). Gaji Henrique US$600.000, juga dengan saham sebesar US$36 juta.

Marissa Mayer mengatakan:

Henrique is an incredibly accomplished and rigorous business leader, and I’m personally excited to have him join Yahoo!’s strong leadership team.

Henrique adalah pemimpin bisnis yang sangat berbakat dan teliti, dan saya pribadi senang untuk memiliki dia bergabung dengan tim Yahoo!  kepemimpinan tim yang kuat.

Sedangkan Henrique de Castro mengatakan:

High quality content, its renewed focus on outstanding user experience and its massive reach bring tremendous value to users, advertisers and partners.

Konten berkualitas tinggi, fokus baru pada pengalaman pengguna yang luar biasa dan jangkauan yang sangat besar membawa nilai luar biasa bagi pengguna, pengiklan dan mitra.

Sejak menjadi nahkoda Yahoo, Marissa Mayer telah melakukan berbagai perekrutan manajemen tingkat atas, antara lain Chief Marketing Office (CMO) baru, Kathy Savitt, dan Executive Vice President for Human Resource, Jacqueline Reses.

Menarik kita tunggu gebrakan Yahoo di tangan Marissa Mayer.

Referensi: venturebeat.com, mashable.com, tech2.in.com.

fold-left fold-right
About the author
Ricky Haryadi - Ia adalah co-founder Techrity dan co-initiator StartupBinus. Sebagai mahasiswa Information System ia sangat menyukai IT, musik, dan sepakbola. Kenali Ricky lebih lanjut melalui Twitter, blog pribadi, atau email.