CAPTCHA Yang Mengetes Empati Manusia

Sebuah organisasi yang menamakan diri mereka Civil Right Defender membuat sistem CAPTCHA baru. Apa yang membedakan CAPTCHA yang mereka buat dengan CAPTCHA pada umumnya? Ternyata mereka menggunakan empati yang dimiliki oleh manusia, untuk membedakan antara manusia dan robot.

Berbeda dengan CAPTCHA lain yang hanya meminta pengguna untuk menginput kata yang nampak di atas kolom inputan, CAPTCHA buatan Civil Rights Defenders ini berisi sebuah pertanyaan dengan tiga buah jawaban. Pertanyaan yang muncul selalu merupakan permasalahan dalam kehidupan, seperti human rights,¬†freedom of speech, gay rights, dan permasalahan lainnya. Pertanyaan tersebut kemudian akan diakhiri dengan pertanyaan “Bagaimana perasaaan Anda terhadap hal tersebut?”, yang di bawahnya terdapat tiga buah jawaban, dan pengguna dapat memilih yang paling sesuai.

 

CAPTCHA ini juga merupakan cara yang unik untuk memberitahu kepada dunia bahwa di luar sana masih banyak permasalahan-permasalahan seperti itu, dan mengembangkan rasa empati para penggunanya. Contohnya seperti CAPTCHA di atas, yang memberitahu kita bahwa pada tahun 2011 ada kebebasan dalam pers yang diperkuat di Moldova.

Apabila Anda merupakan pemilik sebuah website yang membutuhkan CAPTCHA dan tertarik menggunakan CAPTCHA dari Civil Rights Defenders ini, silakan akses kodenya di captcha.civilrightsdefenders.org.

 

Referensi: civilrightsdefenders.org

fold-left fold-right
About the author
Prayudi Satriyo Nugroho - Mahasiswa Sistem Informasi semester akhir yang terbiasa mengisi waktu luang dengan keluyuran di internet. Ia adalah founder dari Techrity yang dapat Anda hubungi melalui email maupun Twitter.