Blunder di Jejaring Sosial

England v USA: Group C - 2010 FIFA World Cup

Selama ini banyak orang-orang yang menggangap bahwa jejaring sosial baik digunakan untuk mempromosikan suatu brand dan membangun sebuah komunitas tertentu. Tetapi di setiap hal positif pasti ada hal negatifnya juga.

Layaknya seorang penjaga gawang dalam permainan sepakbola, tidak ada yang sempurna, mereka pasti pernah melakukan kesalahan atau blunder. Begitulah yang terjadi dengan pada beberapa orang dan brand yang pernah mengalaminya.

Seperti kejadian Nestle dan Sinarmas, mungkin anda sudah pernah mendengarnya atau melihat gambar seperti ini:

nestle greenpeace

Blunder seperti apa yang terjadi ? Greenpeace mem-posting sebuah gambar agar Nestle menghentikan kerjasama dengan Sinarmas (Indonesia), perusahaan minyak kelapa sawit, karena merusak hutan Indonesia dan tidak bertanggung jawab. Lalu apa yang terjadi ? Like dan comment di halaman Facebook Nestle bertambah, tetapi oleh para aktivis Greenpeace yang membanjiri komentar dan mem-posting gambar-gambar seputar hal tersebut. Akhirnya Nestle-pun sepakat untuk menghentikan kerjasama tersebut.

Masih banyak cerita menarik lainnya. Mdgadvertising membuat sebuah infografis yang menggambarkan blunder-blunder yang terjadi di jejaring sosial. Simak infografis berikut ini.

social-media-blunders-infographic

Referensi: mdgadvertising.com, greenpeace.org.

fold-left fold-right
About the author
Ricky Haryadi - Ia adalah co-founder Techrity dan co-initiator StartupBinus. Sebagai mahasiswa Information System ia sangat menyukai IT, musik, dan sepakbola. Kenali Ricky lebih lanjut melalui Twitter, blog pribadi, atau email.