Kartu Sephora Didaftarkan Oleh 20.000 Pengguna Passbook Dalam 2 Hari Pertama

passbook_2246204b

Salah satu fitur terbaru iOS 6 yang digembar-gemborkan oleh Apple adalah Passbook. Passbook memungkinkan pengguna untuk menyimpan data-data diri mereka di berbagai tenant, sehingga pengguna tidak perlu repot-repot membawa kartu member untuk berbagai tenant tersebut. Mereka hanya perlu menggunakan Passbook. Selain itu, Passbook juga berguna sebagai sarana menyimpan gift card, kupon, dan tiket, baik itu tiket bioskop maupun tiket pesawat. Pengguna hanya perlu menge-scan iPhone mereka untuk check in, tanpa perlu mencari-cari kartu dari dalam dompet.

Jadi, seberapa populerkah Passbook, setidaknya 2 hari setelah iOS 6 diluncurkan?

Menurut laporan dari Branding Brand, perusahaan yang membuat aplikasi untuk merk kosmetik dan perawatan kulit Sephora, pengguna iOS 6 sangat antusias menggunakan Passbook, terbukti dengan kartu Sephora yang langsung digunakan oleh 17.000 pengguna pada hari pertama, dan meningkat menjadi 20.000 pada hari kedua. Perlu diingat bahwa sampai dengan 20.000 pengguna tersebut, iPhone 5 belum dirilis, dan melihat penjualan iPhone 5 yang bombastis (mencapai 2 juta unit dalam 24 jam), penggunaan Passbook diperkirakan akan semakin meningkat.

Untuk Sephora, penggunaan Passbook sebagai media promosi sangatlah menguntungkan. Dimulai dengan email yang mengajak pengguna untuk menambahkan kartu “Beauty Insider” keluaran Sephora ke dalam Passbook mereka, dan link “Pelajari Lebih Lanjut” di email tersebut me-redirect pengguna ke website mereka, yang menjelaskan lebih jauh mengenai kartu yang mereka tawarkan. Kartu “Beauty Insider” mereka sendiri menawarkan fitur seperti mencatat “poin” setiap kali pengguna melakukan pembelian di Sephora, dan juga mengetahui berapa “poin” yang telah dikumpulkan oleh pengguna tersebut.

Melihat booming-nya hal tersebut, kapan ya kira-kira sistem member card dengan menggunakan smartphone tersebut diterapkan di Indonesia?

 

Referensi: techcrunch.com

fold-left fold-right
About the author
Prayudi Satriyo Nugroho - Mahasiswa Sistem Informasi semester akhir yang terbiasa mengisi waktu luang dengan keluyuran di internet. Ia adalah founder dari Techrity yang dapat Anda hubungi melalui email maupun Twitter.